Laskar Pelangi

October 27, 2008 at 4:23 pm Leave a comment

Awalnya gak yakin kalo film ini bagus, hanya tau dari berita2 yang heboh banget ngomentari film Laskar Pelangi. Tapi, memang aku kayaknya mesti kasih komentar lain setelah melihatnya…

Antri tiket

Kalo gak salah sudah satu bulanan Laskar Pelangi diputer di 21. Malah sempet mikir dah gak diputer lagi, gak tahunya ….

Dateng beli tiket…. Alamak, antrian dah panjang banget, kira2 30an meter, masing 3 baris… Alhamdulillah, hampir satu setengah jam berdiri ngantri, akhirnya dapet juga, malah di kursi belakang, walopun mesti geser waktu dikit.

Liat antrian yg segitu panjang, aku percaya Laskar Pelangi memang layak ditonton.

Hiduplah untuk memberi lebih banyak

Adalah Pak Harfan, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Gantong, yang selalu mengajarkan nilai2 moral di atas materi. Ada yang menarik dari nasihat yang selalu disampaikan oleh Pak Harfan kepada murid2nya… “Jangan pernah menyerah. Hiduplah untuk memberi lebih banyak, bukan untuk menerima lebih banyak”. Aku jadi inget, “tangan yang di atas lebih baik dari yang di bawah”. Banyak memberi pertolongan lebih baik daripada selalu tergantung dari orang lain.

Seandainya saja lebih banyak orang yang makai prinsip ini, yang membuat mereka berusaha keras, pantang menyerah untuk mandiri; pasti banyak buah kebaikan yang muncul.

Kuku cantik A Ling

Ikal… Ikal… Kamu pasti mewakili banyak orang (laki2?), yang bisa dengan tiba2 jatuh cinta, “hanya” karena melihat sesuatu yang indah. Emang indah banget ya kukunya si A Ling? Hehehe

Ya deh, kuku A ling pasti hanya mewakili keindahan diri A ling, sehingga kamu bisa sampe begitu tergila2. Aku ngerti kok, knapa kamu sedih banget, kaco banget, ketika tau A Ling pergi jauh; sehingga kamu mungkin gak bisa ketemu lagi… Tapi karena kamu cinta banget sama A Ling, jadi deh dia inspirasimu; sampai akhirnya kamu dapet beasiswa ke Paris, Perancis, yang ada menara eifelnya…

Ikal, kapan beli kapur lagi? He he he he

Lintang… Oh

Anak genius didikan alam. Luar biasa semangat yang ada pada Lintang, anak miskin pesisir yang mempunyai cita2 tinggi dan konsisten meraihnya. Jarak yang jauh, gangguan buaya di jalan, gak menurunkan semangatnya sedikitpun. Dengan sepeda bututnya, terus mengayuh mengejar cita2. Walaupun Allah berkehendak lain… Lintang kamu luar biasa !

Entry filed under: Movies. Tags: .

Nunggu hujan reda di musim hujan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Inspiration

Jangan mengira kita tahu kesalahan kita dengan hanya BERFIKIR… kita akan tahu kesalahan kita sebenarnya pada saat kita melakukan ACTION. So, JUST DO IT !
October 2008
M T W T F S S
    Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Recent Posts


%d bloggers like this: